Seorang anak kecil bertubuh dekilTertidur berbantal sebelah lenganBerselimut debu jalanan
Rindang pohon jalan menunggu relaKawan setia sehabis bekerjaSiang di seberang sebuah istanaSiang di seberang istana sang raja
Reff I:Kotak semir mungil dan sama dekilBenteng rapuh dari lapar memanggilGardu dan mata para penjagaSaksi nyata....... Yang sudah terbiasa
Tamu negara tampak terpesonaMengelus dada gelengkan kepalaSaksikan perbedaaan yang ada
Reff II:Sombong melangkah istana yang megahSeakan meludah di atas tubuh yang resahRibuan jerit di depan hidungmuNamun yang ku tau.... Tak terasa terganggu
Kembali ke: reff I & reff II
Gema azan ashar sentuh telingaBuyarkan mimpi si kecil siang tadiDia berjalan malas melangkahkan kakiDi raihnya mimpi di genggam tak di letakkan...Lagi...
The lyrics are the property of the respective authors, artists and labels, the lyrics are provided for educational purposes only , If you like the song, please buy relative CD to support the authors, artists, and labels.
Thursday, May 30, 2013
Wednesday, May 29, 2013
Surat Buat Wakil Rakyat - Iwan Fals
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR
Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili
Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Di kantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke
Saudara dipilih bukan dilotre
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam, juara he'eh, juara ha ha ha......
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR
Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu "setuju......"
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR
Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili
Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Di kantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke
Saudara dipilih bukan dilotre
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam, juara he'eh, juara ha ha ha......
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR
Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam
Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu "setuju......"
Wednesday, May 15, 2013
Sarjana Muda - Iwan Fals
Berjalan seorang pria mudaDengan jaket lusuh dipundaknyaDi sela bibir tampak mengeringTerselip s'batang rumput liar
Jelas menatap awan berarakWajah murung s'makin terlihatDengan langkah gontai tak terarahKeringat bercampur debu jalanan
Reff I :
Engkau sarjana mudaResah mencari kerjaMengandalkan ijasahmuEmpat tahun lamanyaBergelut dengan buku'Tuk jaminan masa depanLangkah kakimu terhentiDi depan halaman sebuah jawaban
Termenung lesu engkau melangkahDari pintu kantor yang di harapkanTergiang kata tiada lowonganUntuk kerja yang di dambakan
Tak peduli berusaha lagiNamun kata sama yang kau dapatkanJelas menatap awan berarakWajah murung s'makin terlihat
Reff II :
Engkau sarjana mudaResah mencari kerjaTak berguna ijasahmuEmpat tahun lamanyaBergelut dengan buku
Sia-sia semuanyaSetengah putus asa dia berucap"maaf ibu..."
Subscribe to:
Posts (Atom)